Langsung ke konten
Kegiatan pelayanan IFKP bersama siswa di Kabupaten Yahukimo

Tentang Kami

01Identitas

Identitas Lembaga.

Nama Lembaga
Yayasan Inisiatif Fasilitasi dan Kolaborasi untuk Papua
Singkatan
IFKP
Bentuk
Yayasan
Tahun Berdiri
2026
Kedudukan
Jayapura, Papua
Wilayah Kerja
Tanah Papua
Sifat
Nirlaba, Independen, Berbasis Nilai-Nilai Kristiani

02Sejarah

Lahir dari Kerinduan Menjangkau Jiwa di Tanah Papua.

Siswa mengikuti pelatihan penginjilan IFKP

IFKP lahir dari diskusi panjang bersama Ev. Jimmy Harry Lanoh, S.Th dan Ibu Rosmina Rahel Saul tentang kehidupan jemaat dan anak muda di Papua yang membutuhkan Injil. Pasangan suami istri ini memilih memberikan hidup mereka untuk pelayanan penginjilan di Tanah Papua, bersama tim yang secara swadaya berkontribusi dana dan daya untuk memuliakan nama Tuhan.

Masih banyak jiwa yang perlu dijangkau, sementara dukungan sumber daya untuk pengembangan pelayanan terbatas. Di sisi lain, beberapa individu prihatin terhadap kelompok marginal Orang Asli Papua, baik yang terpinggirkan maupun yang mendekam di penjara karena faktor ekonomi.

Pandangan tersebut disatukan menjadi satu pemikiran yang utuh dan holistik: manusia Papua yang termarjinal dan rentan harus dipenuhi kebutuhannya, yakni keselamatan jiwa dan kebutuhan ekonomi, agar hidup mereka terus bertumbuh di dalam Kristus.

Inisiatif ini didukung oleh Ev. Jimmy Harry Lanoh, S.Th, Ibu Rosmina Rahel Saul, Pdt. Herman Saud, M.Th, Bapak Ferry Ottow Geisler Rumbino, Bapak Yohanis G. Bonay, SH, dan Bapak Abner Mansai, Ar.

Nama “Inisiatif Fasilitasi dan Kolaborasi” mencerminkan keyakinan bahwa perubahan berkelanjutan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, sehingga IFKP membangun kemitraan dengan gereja, pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas adat, masyarakat sipil, dan dunia usaha.

03Landasan

Landasan Pelayanan.

“Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.”
Matius 25:35–36
01
“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
Matius 28:19–20
02

04Visi

Visi.

Menjadi organisasi yang terpercaya dalam memfasilitasi dan membangun kolaborasi multipihak guna mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup Orang Asli Papua secara holistik, berkelanjutan, dan bermartabat.

05Misi

Misi.

  1. 01

    Melindungi, melestarikan, dan mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab untuk kesejahteraan Orang Asli Papua saat ini dan generasi mendatang.

  2. 02

    Meningkatkan kapasitas masyarakat Papua agar mampu hidup mandiri melalui pendidikan, pengembangan keterampilan, dan penguatan ekonomi.

  3. 03

    Mengembangkan pemanfaatan potensi lokal sebagai sarana pemberdayaan masyarakat dan penguatan hubungan manusia dengan Tuhan serta sesama.

  4. 04

    Memutus mata rantai ketidakberdayaan melalui pembangunan karakter, penguatan keluarga, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

  5. 05

    Mendorong pelayanan sosial, kesehatan, pendidikan, dan pembinaan spiritual yang menjangkau kelompok-kelompok rentan.

  6. 06

    Membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak untuk menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan di Tanah Papua.

06Nilai

Nilai-Nilai Organisasi.

Kasih

Melayani sesama tanpa diskriminasi sebagai wujud kasih kepada Tuhan dan sesama manusia.

Integritas

Menjalankan setiap kegiatan secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab.

Keadilan

Memastikan setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan memperoleh akses terhadap sumber daya.

Kolaborasi

Membangun kemitraan yang saling menguatkan demi mencapai tujuan bersama.

Pemberdayaan

Mendorong masyarakat menjadi pelaku utama dalam pembangunan dirinya sendiri.

Keberlanjutan

Mengutamakan pendekatan yang memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan.

07Tujuan

Tujuan.

  • Meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi jemaat dan Orang Asli Papua.
  • Mengurangi kerentanan masyarakat terhadap kemiskinan dan marginalisasi.
  • Mengembangkan kapasitas generasi muda Papua agar produktif dan berdaya saing.
  • Meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial.
  • Memperkuat ketahanan keluarga dan komunitas melalui pembinaan karakter dan spiritual.
  • Mendorong pelestarian lingkungan hidup dan kearifan lokal Papua.
  • Membangun sistem kolaborasi yang efektif antara masyarakat, gereja, pemerintah, dan sektor swasta.

Berjalan Bersama untuk Masa Depan Papua.